Selasa, 29 April 2014

KUIS KE-3

Kuis III
(PERILAKU KONSUMEN)


1. Apa yang dimaksud dengan perilaku konsumen ?

jawab :

     Perilaku konsumen adalah proses dan aktivitas ketika seseorang berhubungan dengan pencarian, pemilihan, pembelian, penggunaan, serta pengevaluasian produk dan jasa demi memenuhi kebutuhan dan keinginan. Perilaku konsumen merupakan hal-hal yang mendasari konsumen untuk membuat keputusan pembelian. Konsumen adalah seseorang yang menggunakan barang atau jasa. Konsumen diasumsikan memiliki informasi atau pengetahuan yang sempurna berkaitan dengan keputusan konsumsinya. Mereka tahu persis kualitas barang, kapasitas produksi, teknologi yang digunakan dan harga barang di pasar.


2. Mengapa perilaku konsumen perlu dikaji lebih mendalam oleh sebuah perusahaan atau industry ?

jawab :

      Untuk Mendesain bauran pemasaran,Mensegmen pasar bisnis,Memposisikan dan mendeferensiasikan produk,Melaksanakan analisis lingkungan,Mengembangkan studi riset pasar


3. Jelaskan pendekatan yang dapat digunakan dalam analisa perilaku konsumen ?

jawab :

Terdapat tiga pendekatan utama dalam meneliti perilaku konsumen.

    Pendekatan pertama adalah pendekatan interpretif.Pendekatan ini menggali secara mendalam perilaku konsumsi dan hal yang mendasarinya. Studi dilakukan dengan melalui wawancara panjang dan focus group discussion untuk memahami apa makna sebuah produk dan jasa bagi konsumen dan apa yang dirasakan dan dialami konsumen ketika membeli dan menggunakannya.

    Pendekatan kedua adalah pendekatan tradisional yang didasari pada teori dan metode dari ilmu psikologi kognitif, sosial, dan behaviorial serta dari ilmu sosiologi.Pendekatan ini bertujuan mengembangkan teori dan metode untuk menjelaskan perliku dan pembuatan keputusan konsumen.            Studi dilakukan melalui eksperimen dan survey untuk menguji coba teori dan mencari pemahaman tentang bagaimana seorang konsumen memproses informasi, membuat keputusan, serta pengaruh lingkungan sosial terhadap perilaku konsumen.

    Pendekatan ketiga disebut sebagai sains marketing yang didasari pada teori dan metode dari ilmu ekonomi dan statistika.Pendekatan ini dilakukan dengan mengembangkan dan menguji coba modelmatematika berdasarkan hirarki kebutuhan manusia menurut Abraham Maslow untuk memprediksi pengaruh strategi marketing terhadap pilihan dan pola konsumsi, yang dikenal dengan sebutan moving rate analysis.

Ketiga pendekatan sama-sama memiliki nilai dan tinggi dan memberikan pemahaman atas perilaku konsumen dan strategi marketing dari sudut pandang dan tingkatan analisis yang berbeda. Sebuah perusahaan dapat saja menggunakan salah satu atau seluruh pendekatan, tergantung permasalahan yang dihadapi perusahaan tersebut.


4. Faktor apa yang menentukan perilaku konsumen ?

jawab :

Faktor Sosial : Grup,Pengaruh Keluarga,Peran dan Status.
Faktor Personal : Situasi Ekonomi,Gaya Hidup,Kepribadian dan Konsep Diri,Umur dan Siklus Hidup,Pekerjaan.
Faktor Psikologi : Motivasi,Persepsi,Pembelajaran,Beliefs and Attitude.
Faktor Kebudayaan : Subkultur dan Kelas Sosial.




5. Bagaimana menyikapi masalah perilaku konsumen ?

jawab :
Sebaiknya konsumen tidak mudah terpengaruh keinginan sesaat, telitilah sebeum membeli, apakah barang yang akan kita beli itu termasuk kebutuhan atau keinginan dan apakah bermanfaat untuk kita. Selain itu kurangi pembelian barang yang kurang perlu untuk mengurangi pengeluaran dan mencegah kita menjadi konsumen yang konsumtif.

Selasa, 25 Maret 2014

KUIS 2

Kuis Teori Organisasi Umum 2
Materi Permintaan dan penawaran
Soal :
Jelaskan definisi dari permintaan dan penawaran ?
Jelaskan hukum dari permintaan dan penawaran ?
Jelaskan factor apa saja yang dapat mempengaruhi hukum permintaan dan penawaran ?
Factor apa saja yang dapat menggeser hokum permintaan dan penawaran ? jelaskna !
Buatlah ilustrasi penentuan harga keseimbangan dalam hokum permintaan dan penawaran ? (kasus buat sendiri )


Jawab :
Permintaan : Permintaan adalah sejumlah barang yang akan dibeli atau yang diminta pada tingkat harga tertentu dalam waktu tertentu.
Penawaran : sejumlah barang yang dijual atau ditawarkan pada suatu harga dan waktu tertentu.
Hukum Permintaan : Jika semua asumsi diabaikan (ceteris paribus) : Jika harga semakin murah maka permintaan atau pembeli akan semakin banyak dan sebaliknya. Jika harga semakin rendah/murah maka penawaran akan semakin sedikit dan sebaliknya
Hukum Penawaran : “Semakin tingi harga, semakin banyak jumlah barang yang bersedia ditawarkan. Sebaliknya, semakin rendah tingkat harga, semakin sedikit jumlah barang yang bersedia ditwarkan.”
Faktor yang dapat mempengaruhi Hukum permintaan dan permintaan ;
1. Perilaku konsumen / selera konsumen
Saat ini handphone blackberry sedang trend dan banyak yang beli, tetapi beberapa tahun mendatang mungkin blackberry sudah dianggap kuno.
2. Ketersediaan dan harga barang sejenis pengganti dan pelengkap
Jika roti tawar tidak ada atau harganya sangat mahal maka meises, selai dan margarin akan turun permintaannya.
3. Pendapatan/penghasilan konsumen
Orang yang punya gaji dan tunjangan besar dia dapat membeli banyak barang yang dia inginkan, tetapi jika pendapatannya rendah maka seseorang mungkin akan mengirit pemakaian barang yang dibelinya agar jarang beli.
Faktor yang dapat mempengaruhi Hukum permintaan dan penawaran ;
1. Biaya produksi dan teknologi yang digunakan
Jika biaya pembuatan/produksi suatu produk sangat tinggi maka produsen akan membuat produk lebih sedikit dengan harga jual yang mahal karena takut tidak mampu bersaing dengan produk sejenis dan produk tidak laku terjual. Dengan adanya teknologi canggih bisa menyebabkan pemangkasan biaya produksi sehingga memicu penurunan harga.
2. Tujuan Perusahaan
Perusahaan yang bertujuan mencari keuntungan sebesar-besarnya (profit oriented) akan menjual produknya dengan marjin keuntungan yang besar sehingga harga jual jadi tinggi. Jika perusahaan ingin produknya laris dan menguasai pasar maka perusahaan menetapkan harga yang rendah dengan tingkat keuntungan yang rendah sehingga harga jual akan rendah untuk menarik minat konsumen.
Factor apa saja yang dapat menggeser hukum permintaan dan penawaran ? jelaskan !
Faktor yang menggeser Hukum Permintaan,yaitu perubahan harga barang itu sendiri dan perubahan factor ceteris paribus.
Faktor yang menggeser Hukum Penawaran adalah ceteris paribus seperti perubahan teknik produksi,harga barang yang terkait,biaya produksi dan harga input.
Ilustrasi Penentuan harga





Selasa, 18 Maret 2014

Materi Ruang lingkup ekonomi

1. Definisi Perekonomian ;
 - tindakan (aturan atau cara) berekonomi;
 - Sistem ideologi ,manajemen sumber daya dan pilihan kebijakan yang berhubungan
dengan aktivitas ekonomi suatu negara.
 -Makna strategis dengan tujuan utama mensejahterakan Rakyat
 Definisi Ekonomi ;
 - ( ADAM SMITH)Ekonomi ialah penyelidikan tentang keadaan dan sebab adanya
 kekayaan negara
 -(MILL J. S)Ekonomi ialah sains praktikal tentang pengeluaran dan penagihan.
 -(ABRAHAM MASLOW)Ekonomi adalah salah satu bidang pengkajian yang mencoba
 menyelesaikan masalah keperluan asas kehidupan manusia melalui penggemblengan segala
sumber ekonomi yang ada dengan berasaskan prinsip serta teori tertentu dalam suatu sistem
ekonomi yang dianggap efektif dan efisien.
2. Pokok masalah ekonomi ada tiga, yaitu: produksi, konsumsi dan distribusi.
- Produksi, menyangkut masalah usaha atau kegiatan mencipta atau menambah kegunaan suatu
benda.
- Konsumsi, menyangkut kegiatan menghabiskan atau mengurangi kegunaan suatu benda.
- Distribusi, menyangkut kegiatan menyalurkan barang dari produsen kepada konsumen. 3. Masalah pokok ekonomi yang di hadapi setiap masyarakat, yaitu masalah kelangkaan atau
kekurangan. Berdasarkan uraian mengenai masalah ekonomi pokok tersebut akan
dirumuskan definisi ilmu ekonomi, hal ini lah yang akan mempengaruhi mekanisme harga.
4. Sistem perekonomian menurut wikipedia "sistem yang digunakan oleh suatu negara untuk
mengalokasikan sumber daya yang dimilikinya baik kepada individu maupun organisasi di
negara tersebut. "
5. Sistem ekonomi yang berkembang saat ini yaitu sistem ekonomi liberal dan kapitalis, sistem
ini di sebut dengan sistem ekonomi modern.

Rabu, 22 Januari 2014

STRUKTUR ORGANISASI DAN IMPLEMENTASINYA DALAM PERUSAHAAN BISNIS

STRUKTUR ORGANISASI DAN IMPLEMENTASINYA 
DALAM PERUSAHAAN BISNIS

Menurut Wikipedia Indonesia “ Suatu model bisinis menggambarkan pemikiran tentang bagaimana sebuah organisasi menciptakan, memberikan, dan menangkap nilai-nilai, baik itu ekonomi, sosial, ataupun bentuk-bentuk nilai lainnya. Istilah model bisnis, karena itu, dipakai untuk ruang lingkup luas dalam konteks formal dan informal untuk menunjukkan aspek inti suatu bisnis, termasuk mencakup maksud dan tujuan, apa-yang-ditawarkan, strategi, infrastruktur, struktur organisasi, praktik-praktik niaga, serta kebijakan-kebijaan dan proses-proses operasional”
Setiap perusahaan membentuk struktur organisasiyang mengidentifikasikan tugas dantanggungjawab setiap posisi pekerjaan serta alurhubungan antara posisi tersebut serta salingmelengkapi. Struktur organisasi berdampak padaefesiensi dan efektivitas dalam menghasilkanproduk dan pada akhirnya akan berdampak padanilai perusahaan.
Struktur organisasi bisa didefinisikan merupakan salah satu mekanisme-mekanisme secara formal tentang pengolahan dari pengertian organisasi itu sendiri. Struktur organisasi mencakup unsur-unsur seperti spesialisasi kerja, standarisasi, koordinasi, sentralisasi atau desentralisasi dalam pembuatan keputusan dan ukuran satuan kerja. Faktor-faktor yang dapat mempengaruhi pembuatan struktur organisasi :
·         Strategi organisasi pencapaian tujuan.
·         Perbedaan teknologi yang digunakan untuk memproduksi outputakan membedakan bentuk struktur organisasi.
·         Kemampuan dan cara berpikir para anggota serta kebutuhan mereka juga lingkungan sekitarnya perlu dipertimbangkan dalam penyusunan struktur perusahaan.
·         Besarnya organisasi dan satuan kerjanya mempengaruhi struktur organisasi.

DEFINISI DARI STRUKTUR ORGANISASI MENURUT PAKARNYA.
Menurut Herbert A. Simon, Donald W. Smithburg, dan Victor A. Thompson , Organisasi adalah suatu sistem terencana mengenai usaha kerjasama dalam mana setiap peserta mempunyai peranan yang diakui untuk dijalankan dan kewajiban-kewajiban atau tugas-tugas untuk dilaksanakan. Ada beberapa bagian dari organisasi, yaitu:
1. The Operating Core. Yang termasuk disini adalah para pegawai yang melaksanakan pekerjaan dasar yang berhubungan dengan produksi barang dan jasa.
2. The Strategic Apex. Yang termasuk di dalam bagian ini adalah manajer tingkat puncak (top management).
3. The Middle Line. Yang termasuk di dalam bagian ini adalah para manajer yang menjembatani manajer tingkat atas dengan bagian operasional
4. The Technostructure. Yang termasuk dalam bagian ini adalah mereka yang diserahi tugas untuk menganalisa dan bertanggung jawab terhadap bentuk standarisasi dalam organisasi.
5. The Support Staff. Yang termasuk disini adalah orang-orang yang memberi jasa pendukung tidak langsung terhadap organisasi ( orang-orang yang mengisi unit staff).
Struktur adalah hubungan antara macam-macam fungsi atau aktivitas di dalam organisasi . Struktur organisasi adalah hubungan antar para pegawai dan aktivitas-aktivitas mereka satu sama lain serta terhadap keseluruhan, di mana bagian-bagiannya adalah tugas-tugas, pekerjaan-pekerjaan atau fungsi-fungsi dan masing-masing anggota kelompok pegawai yang melaksanakannya.

IMPLEMENTASI STRUKTUR ORGANISASI PERUSAHAAN BISNIS
Teknik Pembuatan Program Kerja.Untuk membuat program kerja yang baik dapat digunakan beberapa teknik yang sudah umum digunakan, terutama teknik yang dapat mengoptimalisasi sumber daya organisasi yang akan digunakan.
1.         Teknik Gantt chart and Gantt Milestone chart
Teknik ini diperkenalkan oleh Henry L. Gantt. Pada dasarnya pembuatan jadwal dilakukan dengan dua sumbu, yaitu sumbu horizontal untuk menggambarkan kurun waktu dan sumbu vertical untuk menggambarkan jenis kegiatan dan pelaksanaan. Langkah-langkah penyusunan Gantt chart adalah:
a.         Menentukan tingkat kerincian kegiatan yang akan dimasukkan pada bagan.
b.         Mengidentifikasi urutan-urutan logis (dapat juga secara kronologis) kegiatan-kegiatan yang akan dilaksanakan.
c.         Memperkirakan waktu yang dibutuhkan untuk penyelesaian masing-masing kegiatan.
d.         Membuat konsep penjadwalan pada bagan.
e.         Mendiskusikan konsep tersebut dengan orang-orang yang akan terlibat dalam pelaksanaan masing-masing kegiatan.
f.          Membuat bagan akhir yang lebih realistis dan telah disepakati oleh semua orang yang terlibat.
g.         Melakukan revisi dan koreksi apabila perlu.


                                         

DAFTAR PUSTAKA

Rabu, 23 Oktober 2013

TEAMWORK DAN IMPLIKASI MANAJERIAL


  • TEAMWORK

Menurut wikipedia bahasa indonesia Kerjasama atau teamwork merujuk pada praktik seseorang atau kelompok yang lebih besar yang bekerja di khayalak dengan tujuan atau kemungkinan metode yang disetujui bersama secara umum, alih-alih bekerja secara terpisah dalam persaingan.
Kerja sama dapat sejumlah ranah bisnis, pertanian, dan perusahaan dapat diwujudkan dalam bentuk koperasi.
Kerja sama umumnya mencakup paradigma yang berlawanan dengan kompetisi. Banyak orang yang mendukung kerja sama sebagai bentuk yang ideal untuk pengelolaan urusan perorangan.
Walau begitu, beberapa bentuk kerja sama bersifat ilegal karena mengubah sifat akses orang lain pada sumber daya ekonomi atau lainnya. Sehingga, kerja sama dalam bentuk kartel bersifat ilegal, dan penetapan harga biasanya ilegal.
Menurut pribadi saya, Teamwork bisa dikatakan juga sebagai kerja sama , dua atau lebih orang yang memiliki sifat, karakter, latar belakang yang berbeda satu sama lain , tetapi bergabung untuk tujuan yang sama . Bisa dalam membangun usaha , bisa dalam menyelesaikan masalah ,dan juga bisa bekerja sama dalam menyelesaikan tugas. Menurut saya , dengan adanya teamwork yang baik,pekerjaan atau tujuan akan mudah kita selesaikan, dengan berbagai ide,konsep,dan pemikiran yang lebih luas.  Sayangnya , membuat teamwork yang baik itu tidak mudah , dibutuhkan saling pengertian dan menghargai dari masing-masing individu. Karena dengan berbedanya ide,konsep,dan pemikiran masing-masing individu itulah yang dapat memunculkan masalah. Tapi,menurut saya “perbedaan itu indah” melalui perbedaanlah kita dapat belajar. Berbeda bukan berarti tidak cocok.

"Tujuan kita hanya dapat diraih dengan bantuan rencana yang dapat dipercaya dan bisa digunakan untuk memimpin tindakan kita dengan bersemangat. Tidak ada jalan lain untuk meraih keberhasilan" -Pablo Picasso-

  • Manfaat Teamwork

Tentu sudah bisa dipastikan, dengan bekerja sama pekerjaan yang kita lakukan akan lebih mudah dan dapat mempersingkat waktu. Selain itu kita juga dapat belajar dan mempeluar pemikiran satu sama lain dengan bertukar pendapat,ide,dan konsep.
Banyak sekali keuntungan dalam teamwork dibandingkan dengan bekerja secara individu. Hal-hal yang kita anggap sulit dapat menjadi lebih mudah dan selesai lebih optimal dengan adanya teamwork. Menurut saya teamwork harus dibiasakan dari kecil,agar kita terbiasa berbagi. Tidak egois dan bisa menghargai pendapat orang lain,mengingat kita adalah makhluk sosial yang tidak bisa hidup sendiri melainkan membutuhkan orang lain.

  • IMPLIKASI MANAJERIAL

Teori dikemukakan oleh Robert K. Blake dan Jane S. Mouton yang membedakan dua dimensi dalam kepemimpinan, yaitu “concern for people” dan “concern for production”. Pada dasarnya teorimanagerial grid ini mengenal lima gaya kepemimpinan yang didasarkan atas dua aspek tersebut, yaitu :

Improvised artinya pemimpin menggunakan usaha yang paling sedikit untuk menyelesaikan tugas tertentu dan hal ini dianggap cukup untuk mempertahankan organisasi.
Country Club artinya kepemimpinann didasarkan kepada hubungan informal antara individu artinya perhatian akan kebutuhan individu dengan persahabatan dan menimbulkan suasana organisasi dan tempo kerja yang nyaman dan ramah.

sedangkan,menurut "kamus besar Bahasa Indonesia" , kata implikasi berarti akibat . kata impplikasi sendiri dapat merujuk ke beberapa aspek yaitu salah satunya yang dibahas saat ini adalah manajerial atau manajemen

Implikasi Terhadap Sistem Komunikasi Organisasi
Teori ini memusatkan bagaimana seorang pemimpin memotivasi orang-orang sehingga mampu berkontribusi dalam suatu organisasi .



Jumat, 04 Oktober 2013

ORGANISASI

ORGANISASI

Pengertian Organisasi dari Wikipedia bahasa Indonesia ,berasal dari bahasa (yunani ;  ὄργανον, organon – alat). Mungkin disini bisa saya jelaskan arti dari kata (alat) tersebut menurut pribadi saya. Organisasi merupakan (alat) untuk berkumpulnya atau bersatunya orang-orang yang memiliki tujuan yang sama. Melalui organisasi ini lah manusia menyatukan pikiran dan saling bekerja sama untuk membangun atau mencapai tujuan tersebut. Dalam Wikipedia juga disebutkan bahwa organisasi adalah suatu kelompok orang dalam suatu wadah untuk tujuan bersama. Lalu apa perbedaan dari organisasi dengan komunitas ? Organisasi dan komunitas sama-sama tempat/wadah sekelompok orang. Perbedaanya; komunitas adalah sekelompok orang yang memiliki hobi atau kesukaan yang sama . Sedangkan Organisasi adalah sekelompok orang yang memiliki tujuan yang sama umumnya bersifat formal, terpimpin, dan terarah.

Definisi Organisasi ini saya ambil dari Wikipedia bahasa Indonesia ; Organisasi pada dasarnya digunakan sebagai tempat atau wadah dimana orang-orang berkumpul, bekerjasama secara rasional dan sistematis, terencana, terorganisasi, terpimpin dan terkendali, dalam memanfaatkan sumber daya, sarana-parasarana, data, dan lain sebagainya yang digunakan secara efisien dan efektif untuk mencapai tujuan organisasi.
Dan berikut ini adalah Pengertian dari organisasi perusahaan.
Dari pengertian dan definisi yang telah saya baca di Wikipedia bahasa Indonesia , dapat saya simpulkan pengertian dari organisasi perusahaan menurut pribadi saya, dapat diartikan sebagai sekelompok manusia yang saling menyatukan diri dengan suatu tujuan,visi, dan misi yang sama. Suatu tujuan,visi dan misi dalam membentuk perusahaan, mengembangkan ide, kreativias, dan keinginan mereka dalam membangun dan mengembangkan usaha yang mereka dirikan, untuk mendapatkan untung/laba/profit dan kesuksesan dalam bisnis usaha yang mereka dirikan.

Teori Organisai
Menurut saya teori organisasi berarti ilmu pengetahuan tentang organisasi, yang mempelajari konsep,tujuan,pengertia,serta proses organisasi.

TUJUAN MEMPELAJARI ORGANISASI

  • Tujuannya adalah agar kita dapat berorganisasi dengan baik.
  • Menjaga hubungan baik antar anggota serta menjaga keutuhan dalam organisasi tersebut.
  • Mempelajari dan mengetahui proses kerja sama dalam berorganisasi. 
  • Menjadikan diri sebagai manusia yang dapat bersosialisasi, mengingat kita sebagai manusia adalah makhluk sosial.



PENGALAMAN PRIBADI DALAM ORGANISASI

  • Saat duduk di bangku SMA kelas 3, saya pernah ikut berpartisipasi dalam suatu organisasi membuat buku tahuanan sekolah. Saya menjadi bagian yang memungut angket guru terfavorit yang akan dimasukkan dalam buku tahunan sekolah. Tetapi, karena tidak diizinkan oleh pihak sekolah. Akhirnya organisasi kami  pun bubar.
  • Saat saya duduk di bangku kelas 1 SMA , saya pernah mengikuti karang taruna di lingkungan RW saya, saat itu saya menjadi seksi dokumentasi yang sehubungan dengan hobi saya. Tetapi, karena saya tidak bisa selalu hadir karena kesibukan disekolah akhirnya mengundurkan diri.

Saya sering dan senang ikut berpartisipasi dalam beberapa kegiatan. Tetapi pengalaman saya terhadap mengikuti organisasi sangat minim, karena saya termasuk orang yang sedikit introvert dan kurang memiliki percaya diri atas kemampuan saya. Tetapi saya bukan orang yang sulit untuk bergaul atau bersosialisasi. Saya sangat senang bersosialisasi, saya juga selalu berusaha untuk menjalin hubungan dan komunikasi baik pada orang lain dan orang disekitar saya. Hanya saja, saya lebih sering memilih berada dirumah.Karena berada di sekitar banyak orang sering membuat saya gugup. Karena itu pula pengalaman berorganisasi saya sangat minim.



Rabu, 03 Juli 2013

Manusia Dan Harapan

A. PENGERTIAN HARAPAN.


Setiap manusia mempunyai harapan yang berbeda-beda. Manusia tanpa adanya harapan berarti manusia itu mati dalam hidup. Orang yang meninggal sekalipun mempunyai harapan, biasanya berupa pesan-pesan kepada ahli warisnya. Harapan tersebut tergantung pada pengetahuan, pengalaman, lingkungan hidup, dan kemampuan masing-masing. Berhasil atau tidaknya suatu harapan tergantung pada usaha orang yang mempunyai harapan itu sendiri. Harapan berasal dari kata harap yang berarti keinginan supaya sesuatu terjadi, sehingga harapan berarti sesuatu yang diinginkan dapat terjadi. Dengan demikian harapan menyangkut masa depan kita.

B. HARAPAN DAN CITA-CITA

Harapan hampir mirip dengan cita-cita, hanya saja biasanya cita-cita itu adalah sesuatu yang diinginkan setinggi-tingginya, sedangkan harapan itu tidak terlalu muluk. Meskipun demikian, harapan dan cita-cita memiliki kesamaan, yaitu :
1. Keduanya menyangkut masa depan karena belum terwujud.
2. Pada umumnya baik cita-cita maupun harapan adalah menginginkan hal yang lebih baik atau lebih meningkat.

C. SEBAB-SEBAB MANUSIA MEMPUNYAI HARAPAN

Ada 2 hal yang menyebabkan seseorang memiliki harapan, yaitu :
1. Dorongan Kodrat
Kodrat adalah sifat, keadaan atau pembawaan alamiah yang sudah terwujud dalam diri manusia sejak manusia itu diciptakan oleh Tuhan.
Dorongan kodrat menyebabkan manusia mempunyai keinginan atau harapan, misalnya menangis, tertawa, sedih, dan bahagia.
Dalam diri manusia masing-masing sudah terjelma sifat, kodrat pembawaan dan kemampuan untuk hidup bergaul, hidup bermasyarakat, dan hidup bersama dengan manusia lain.
Dengan kodrat inilah, manusia memiliki harapan.
2. Dorongan Kebutuhan Hidup
Manusia memiliki kebutuhan hidup, umumnya adalah kebutuhan jasmani dan rohani. Untuk memenuhi kebutuhan itu manusia harus bekerja sama dengan manusia lain. Hal ini disebabkan karena kemampuan manusia sangat terbatas baik kemampuan fisik maupun kemampuan berpikirnya.
Menurut Abraham Maslow, sesuai dengan kodratnya, harapan atau kebutuhan manusia itu adalah :
a. Kelangsungan hidup (survival).
b. Keamaanan (safety).
c. Hak dan kewajiban untuk mencintai dan dicintai (be loving and loved).
d. Diakui lingkungan (status).
e. Perwujudan cita-cita (self-actualization).
Dengan adanya dorongan kodrat dan dorongan kebutuhan hidup maka manusia mempunyai harapan. Karena pada hakekatnya harapan itu adalah keinginan untuk memenuhi kebutuhan hidupnya.

D. PENGERTIAN KEPERCAYAAN

Kepercayaan berasal dari kata percaya, artinya mengakui atau meyakini akan kebenaran. Kepercayaan adalah hal-hal yang berhubungan dengan pengakuan atau keyakinan akan kebenaran.
Ada jenis pengetahuan yang dimiliki seseorang, bukan karena hasil penyelidikan sendiri, melainkan karena diterima orang lain. Kebenaran pengetahuan yang didasarkan atas orang lain itu disebabkan karena orang itu dipercaya. Dalam agama terdapat kebenaran-kebenaran yang dianggap diwahyukan artinya diberikan Tuhan, baik langsung atau tidak langsung kepada manusia.
Dasar kepercayaan adalah kebenaran. Sumber kebenaran adalah manusia. Kepercayaan itu dapat dibedakan atas :
1. Kepercayaan Pada Diri Sendiri
Kepercayaan kepada diri sendiri itu ditanamkan setiap pribadi manusia. Percaya kepada diri sendiri pada hakekatnya adalah kepercayaan kepada Tuhan Yang Maha Esa.

2. Kepercayaan Kepada Orang Lain
Kepercayaan kepada orang lain itu sudah tentu percaya kepada terhadap kata hatinya, atau terhadap kebenarannya. Karena ada ucapan yang berbunyi ” orang dipercaya karena ucapannya”.

3. Kepercayaan Kepada Pemerintah
Pandangan demokratis mengatakan bahwa kedaulatan adalah dari rakyat, dan milik rakyat. Rakyat adalah negara dan rakyat itu menjelma pada negara. Seseorang mempunyai arti hanya dalam masyarakat, dan negara. Hanya negara sebagai keutuhan (totalitas) yang ada, sehingga kedaulatan mutlak pada negara. Satu-satunya yang mempunyai hak adalah negara. Manusia perseorangan tidak mempunyai hak, tetapi hanya kewajiban.
Karena itu jelaslah bagi kita, baik teori maupun pandangan teokratis atau demokratis negara pemerintah itu benar, karena Tuhan adalah sumber kebenaran. Sehingga wajar jika manusia sebagai warga negara percaya kepada negara dan pemerintah.
5. Kepercayaan Kepada Tuhan
Kepercayaan kepada Tuhan yang maha kuasa itu amat penting, karena keberadaan manusia itu bukan dengan sendirinya, tetapi diciptakan oleh Tuhan. Kepercayaan itu amat penting karena merupakan tali kuat yang dapat menghubungkan manusia dengan Tuhannya. Kepercayaan berarti keyakinan dan pengakuan akan kebenaran adanya Tuhan. Oleh karena itu, jika manusia ingin memohon pertolongan kepadaNya, maka manusia harus percaya kepada Tuhan.

E. KEBENARAN

Kebenaran sangat penting bagi manusia, karena memiliki arti khusus bagi hidupnya. Kebenaran merupakan fokus dari segala pikiran, sikap dan perasaan.
Menurut Dr. Yuyun Suriasumantri dalam bukunya “Filsafat Ilmu” sebuah pengantar populer, ada 3 teori kebenaran, yaitu :
1. Teori Koherensi atau Konsistensi
Yaitu suatu pernyataan dianggap benar bila pernyataan tersebut bersifat koherensi atau konsisten dengan pernyataan-pernyataan sebelumnya yang dianggap benar.

2. Teori Korespondensi
Yaitu suatu teori yang menjalankan bahwa suatu pernyataan benar jika materi pengetahuan yang dikandung pernyataan itu berkoresponden (berhubungan) dengan obyek yang dituju oleh pernyataan tersebut.

3. Teori Pragmatis
Kebenaran suatu pernyataan diukur dengan kriteria apakah pernyataan tersebut bersifat fungsional dalam kehidupan praktis.

STUDI KASUS :  
Untuk menjadi sukses dan hidup bahagia setiap manusia mempunyai Harapan dan cita-cita. ada yg dengan jalan lurus dan juga ada yang dengan melalui jalan berbelok-belok. Hidup ini tak selama nya lurus seperti apa yang kita harapkan, ada saja liku-liku dalam kehidupan.Harapan tak selamanya bisa menjadi nyata, tapi dengan usaha dan kerja keras, harapan bukanlah sesuatu hal yang mustahil untuk diwujudkan. Percaya pada Tuhan Yang Maha esa, berdoa dan teruslah berusaha untuk mewujudkan Harapan. 

OPINI :
Setiap manusia harus mempunyai sebuah harapan di dalam hidupnya. Harapan dapat berarti juga mimpi. Dalam hidup kita harus memiliki tujuan hidup ,harapan ke depan serta mimpi-mimpi. Harapan dan mimpilah yang akan mendorong kita untuk menjadi manusia yang lebih baik,dengan cara berusaha mewujudkannya. Berusaha hingga kita mencapai sesuatu yang kita harapkan, yang kita mimpikan.Dalam mewujudkan itu semua kita juga harus memiliki kepercayaan diri. Percaya bahwa jika kita berusaha akan mimpi dan harapan ,suatu saat akan menjadi kenyataan.